Spirit Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, edisi 13 Oktober 2025, mengusung berita bertajuk "Sulsel targetkan Koperasi Merah Putih beroperasi penuh akhir 2025." Disebutkan bahwa Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Andi Eka Prasetya, di Makassar, Sulawesi Selatan, mengatakan pemerintah daerah menargetkan sebagian besar koperasi sudah aktif beroperasi pada akhir Oktober 2025, dan seluruhnya beroperasi penuh di penghujung tahun.


“Oktober menjadi momentum penting bagi Koperasi Merah Putih untuk mulai bergerak. Semoga koperasi menjadi motor ekonomi masyarakat,” kata Andi Eka Prasetya.


Saya merasakan spirit optimistik pemerintah Sulawesi Selatan telah menyebar hingga ke daerah-daerah, termasuk di Kabupaten 

Jeneponto. Selasa Pagi hingga siang hari, saya sempat membaur bersama warga desa dalam form Musyawarah di Desa Banrimanurung Kecamatan Bangkala Barat. Ada sentilan jenaka ketua BPD saat memimpin sesi pengesahan dokumen RKPDesa tahun 2026. Beliau menegur saya, dan minta agar Koperasi Desa Merah Putih segera beroperasi!

"Pak TA, saya minta  Koperasi Desa Merah Putih segera beroperasi. Karena sudah banyak warga yang butuh, termasuk saya... maksudnya perlu pinjaman...,"

Pernyataan ketua BPD disambut tawa riuh gemuruh seluruh hadirin peserta Musyawarah.

Di siang hari, saya mendapat chat dari rekan kerja, Koordinator TPP Jeneponto. Beliau sedang silaturahmi dengan Camat Bangkala dan mengajak saya segera bergabung. Singkat cerita, saya ditemani dua orang TPP Bangkala Barat segera meluncur ke kantor Camat Bangkala. Dari Banrimanurung ke kantor Camat, jarak tempuh cukup dekat, dengan kendaraan bermotor hanya perlu sekitar 10 menit saja.

Pak Camat, sangat antusias. Beliau menyajikan banyak 'menu' diskusi, untuk kami santap siang. Topik peluang pengadaan Damkar antar desa, sepak terjang pengelola BUMDesa, tematik  Kegiatan Ketahanan Pangan khas Bangkala, hingga Pasar Kuda! Tapi keseruan live Zoom Meeting percepatan Musdesus Kopdes Merah Putih sesuai Surat Edaran Menteri Desa No 8 tahun 2025, pun jadi garapan diskusi di ruang kerja Pak Camat.

Diskusi jeda tapi belum tamat. Kami menyebut sesi 'shoimas': sholat, istirahat makan siang.

Tidak butuh diskusi panjang, kami pun menetapkan secara aklamasi, untuk mengisi kampung tengah di warung coto kuda, kuliner ikonik Jeneponto, tak jauh dari Kantor camat. 

Dari media grup WA Satker KDMP, Saya menyasar dokumentasi pertemuan percepatan operasionalisasi KDMP yang digelar oleh Dandim 1425 Jeneponto.  Beredar kabar, TNI akan mengambil peran strategis dalam pembangunan gerai KDMP. 

Perjalanan telah melalui pembentukan 81 ribu KDMP atau sekitar 3 ribu KDMP di Sulawesi Selatan. Capaian Etape operasionalisasi KDMP harus dikebut gass full, hingga titik finish di penghujung 2025. 

Sebagaimana dikabarkan LKBN ANTARA, bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel menargetkan 50 persen dari total 3.059 koperasi Merah Putih yang telah terbentuk dapat beroperasi penuh sebelum akhir tahun 2025.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTEGRITAS: Bagian dari Jiwa dan Sikap Pilihan Seluruh Tenaga Pendamping Profesional

Kepala BPSDM: Kita Harus Berlayar Sambil Membangun Kapal

Selamat Datang di Blog Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Sulawesi Selatan